Pemerintah dalam arti luas adalah suatu gabungan semua badan kenegaraan yang berkuasa dan memerintah di wilayah suatu negara yang meliputi badan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Sebagai gabungan dari semua badan kenegaraan, pemerintah mempunyai tugas untuk menampung dan merealisasikan kepentingan seluruh rakyat. Namun pada kenyataannya, amanat besar yang telah dipercayakan rakyat kepada pemerintah ini masih sering disalahgunakan, seperti ditemukannya praktik KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme), lemahnya sistem transparansi hukum dan pungutan – pungat liar dibeberapa pos pemerintahan. Hal ini berdampak pada penurunan rasa kepercayaan masyarakat pada pemerintah yang akhirnya menimbulkan suatu sikap atau perasan anti pemerintah.
Perasaan anti pemerintah ini tidak hanya menyerang para generasi tua saja, namun juga para generasi muda. Semangat yang tinggi pada para demostran muda untuk berdemo mengritik pemerintah, dan penurunan minat pemuda untuk bergabung di instansi pemerintahan cukup menjadi bukti nyata mewabahnya penyakit ini. Tentunya wabah ini sangatlah memperihatinkan, karena pemuda adalah generasi penerus bangsa, calon-calon pemimpin bangsa yang akan meneruskan perjuangan para pemimpin bangsa terdahulu untuk mempertahankan berdirinya negara kita tercinta ini. Namun, hal ini bukannya tidak beralasan, karena pada kenyataannya sering kali pemerintah kurang bisa menunjukkan profesionalitasnya dihadapan masyarakat. Ditambah lagi berbagai pemberitaaan media pyang lebih menonjolkan sisi negatif daripada sisi positif pemerintah.
Tetapi tidak berarti jika kebanyakan berita yang tersebar di kalangan masyarakat adalah berita negatif , maka pemerintah tidak mempunyai sisi positif. Buktinya sampai detik ini pemerintah kita masih bisa berjalan dengan lancar. Berarti masih ada orang baik di pemerintahan kita. Hal ini mengisyaratkan bahwa berbagai kasus yang menimpa pemerintah akhir-akhir ini adalah ulah dari beberapa oknum-oknum di pemerintahan yang kurang bertanggung jawab dalam menjaga kepercayaan rakyat. Para oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab inilah yang perlu dengan segera di singkirkan. Untuk itu, lembaga pemerintah seperti BPK, KPK, kepolisian, dan lembaga peradilan Negara, harus bertidak dengan profesional dan efektif dalam rangka memberantas oknum-oknum tersebut.
Sebagai generasi yang mempunyai kesempatan besar untuk memperbaiki sistem pemerintahan ini, kita haruslah mempunyai minat yang tinggi untuk bergabung di lembaga-lembaga pemerintahan, dan memperbaiki sitem pemerintahan kita. Sebagai calon pemimpin bangsa kita tidak bisa hanya berdiam dan besikap acuh tak acuh selagi negara ini hampir terpuruk. Para pemuda tidak perlu takut untuk ikut mengambil peran di pemerintah. Tidak ada alasan 1:1000 untuk berbuat baik. Karena sesuatu yang besar dimulai dari sesuatu yang kecil. Jadi kenapa harus takut membuat perubahan. Dengan rasa idealisme dan semangat untuk maju yang kuat kita bisa merambatkan gelombang positif di dalam sistem pemerintahan bangsa ini.
Apalagi saat ini pemuda Indonesia yang aktif, berkarakter, jujur, cerdas, bertanggung jawab dan kreatif jumlahnya tidak sedikit. Bayangkan jika para pemuda ini tetap memegang prinsipnya dan menduduki posisi-posisi pemerintahan dimasa yang akan datang. Tentunya Indonesia akan menjadi negara yang maju dan disegani oleh masyakat Ienternasional.
Tidak kalah penting, di sisi lain pemerintah juga harus terus mengevaluasi berbagai program dan kegiatannya. Apakah sudah berjalan dengan baik? apakah tepat sasaran? Apakah sudah transparan? Selain itupemerintah harus mulai menghilangkan berbagai praktik buruk yang telah menjadi kebiasaan /adat di dalam berbagai kegiatan di lembaga-lembaga pemerintah. Jika pemerintah mulai menunjukkan keinginan untuk berubah menjadi lebih baik. Penyakit Anti pemerintah yang telah diidap oleh berbagai kalangan masyarakat ini akan segera terobati. Sehingga lambat laun rasa kepercayaan rakyat pada pemerintah akan meningkat.

0 komentar:
Posting Komentar